Sementara itu, Prof Reviono mengaku ada beberapa syarat yang perlu dilengkapi, di antaranya kepegawaian dan makalah. Mengenai motivasinya mendaftar, dia menyebut ingin berperan lebih besar kepada UNS.
Ketika disinggung kompak bareng bareng mendaftar dalam waktu bersamaan, Reviono mengatakan bahwa pemilihan Rektor UNS merupakan pesta demokrasi yang gembira.
“Jadi direspons gembira, pas tanya mau daftar, itu bisa bareng-bareng. Berangkatnya dari suasana yang tidak tertekan,” ucapnya.
Setelah empat pendaftar ini selesai dan bersiap pamitan, Prof Sajidan (Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Bisnis dan Informasi UNS) giliran datang dan mendaftar.
“Alhamudilah lengkap dan memang telah dipersiapkan dari aspek administrasinya,” kata Prof Sajidan.