5 Daerah Penghasil Tembakau di Jawa Tengah, Ada Tingwe hingga Komoditas Unggulan

Tim iNews.id
Ada lima daerah penghasil tembakau di Jawa Tengah ini memiliki kualitas yang baik. (IG @tembakau_indonesia)

3. Boyolali

Boyolali salah satu daerah penghasil tembakau dengan produksi pada tahun 2022 meningkat hingga 4.823,81 ton tembakau. Pada tahun ini. Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali juga merumuskan program asuransi untuk petani tembakau. Asuransi petani tembakau Boyolali ini nantinya akan memberikan perlindungan apabila terjadi gagal panen. Namun Kepala Dispertan Boyolali menegaskan hal tersebut masih dirumuskan sehingga belum bisa memberikan detail informasinya.

4. Grobogan

Tembakau menjadi salah satu komoditas perkebunan unggulan di Grobogan. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Grobogan pada saat kunjungan Dipertan Gianyar Bali di tahun 2018 lalu. Pada saat itu, Dipertan Gianyar juga mengungkapkan jika kunjungannya ke Grobogan, banyak tambahan pengetahuan yang didapat. Hasil kunjungan itu akan coba diterapkan oleh petani di Gianyar. Selain itu dipilihnya Grobogan sebagai tempat kunjungan karena hasil tembakau yang memuasakan. Di tahun 2022 lalu, produksi tembakau di Grobogan mencapai 4.644,45 ton.

5. Magelang

Magelang mampu menghasilkan produksi tembakau hingga 3.801,31 ton. Pada saat pandemi Covid-19, gudang tembakau kering di Dusun Nuren, Desa Purwosari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, tak pernah sepi dari aktivitas 250 orang pekerja dengan beragam bidang. Sektor industri tembakau di Magelang mampu bertahan meski perekonomian sempat lesu akibat dampak pandemi Covid-19.

Itulah daerah penghasil tembakau di Jawa Tengah yang memiliki kualitas ekspor. Tembakau menjadi salah satu komoditas ekspor terbesar bagi Indonesia.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Banjir dan Longsor Terjang 8 Daerah di Jateng, 3 Tewas Ribuan Warga Terdampak

57 tahun lalu

Kecewa Sidang Ijazah Jokowi di KIP Jateng Ditunda, Bonatua: Mengulur Waktu!

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Kaleidoskop 2025: 10 Bencana Alam Paling Mematikan di Indonesia, Renggut Ribuan Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal