Selain itu, proyek ini juga membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, yang mendukung pelestarian lingkungan.
Pada tahun 2018, diperkenalkan Program Penggunaan Limbah sebagai Sumber Energi, yang merupakan langkah progresif dalam diversifikasi sumber energi di Jawa Tengah.
Program ini bertujuan mengubah sampah menjadi sumber energi yang bermanfaat. Melalui pembangunan fasilitas pengolahan sampah, Jawa Tengah berhasil menghasilkan energi listrik, biogas, dan bioetanol dari limbah.
Pendekatan ini tidak hanya mengurangi polusi lingkungan akibat limbah, tetapi juga menciptakan sumber energi yang berkelanjutan. Dengan cara ini, program ini memberikan manfaat ganda: menjaga kebersihan lingkungan dan memproduksi energi hijau yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.
Energi Mikrohidro adalah solusi untuk meningkatkan akses listrik di daerah pedesaan yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional. Program ini diluncurkan pada tahun 2016 dan bertujuan menyediakan energi listrik bagi 1.000 desa di Jawa Tengah.