Namun, untuk informasi lain, polisi masih terus mendalami penemuan empat kerangka manusia yang terkubur dalam satu liang di belakang rumah warga bernama Misem itu. Penyebab kematian korban untuk sementara diduga karena pembunuhan.
“Dari barang bukti di TKP dan adanya tali yang mengikat leher salah satu kerangka, dugaan kuat terjadi pembunuhan. Soal motif, masih kami dalami,” kata Kapolres Banyumas.
Untuk penyelidikan kasus itu secara mendalam, polisi masih memeriksa saksi-saksi. Saat ini, polisi sudah memeriksa 10 orang saksi dan tujuh di antaranya dari pihak pemilik rumah lokasi penemuan empat kerangka.
“Kami coba kembangkan keterangan saksi-saksi. Kami butuh proses untuk bisa lebih intensif melakukan peyelidikan,” katanya.
Diketahui, keempat kerangka ini ditemukan bertumpuk dalam satu liang dengan kondisi pakaian masih utuh. Mereka dikubur dalam satu liang dengan panjang 1,5 meter, lebar 1,2 meter, serta kedalaman 40 sentimeter (cm).
Kejadian tersebut terungkap setelah salah seorang warga setempat bernama Rasman sedang membersihkan kebun di belakang rumah Misem. Rasman pun dikejutkan dengan penemuan tengkorak yang diduga tengkorak manusia. Penemuan empat kerangka manusia ini menggegerkan warga Banyumas.