Jalur pertama yang bisa menjadi pilihan adalah rute Wonosobo – Madukara – Banjarnegara. Jalur ini dikenal dengan keindahan panorama pegunungannya dan kondisi jalan yang sudah cukup baik. Dari arah Wonosobo, Anda akan melewati daerah Garung dan Sigaluh sebelum akhirnya tiba di pusat kota Banjarnegara.
Keunggulan jalur ini adalah jalannya yang relatif sepi dibandingkan jalur utama melalui Kalibening. Meski terdapat beberapa tanjakan dan turunan curam, pemandangan di sepanjang perjalanan sangat menenangkan, dengan hamparan kebun sayur, hutan pinus, dan rumah-rumah khas dataran tinggi. Jalur ini cocok bagi pengendara yang ingin menikmati suasana alam sekaligus menghindari kepadatan lalu lintas.
Selain itu, di sepanjang rute ini banyak terdapat warung makan khas daerah dan area istirahat yang nyaman. Beberapa titik juga menjadi spot foto favorit karena menyajikan pemandangan lembah dan bukit hijau yang memesona.
Rute kedua yang banyak dipilih oleh pengendara dari arah barat adalah Purbalingga – Rakit – Wanadadi – Banjarnegara. Jalur ini menawarkan akses yang lebih landai dan cocok untuk kendaraan pribadi maupun bus kecil. Dibandingkan jalur utama via Bobotsari, rute ini lebih tenang dan memiliki beberapa ruas jalan baru yang sudah diperlebar.
Daya tarik jalur ini adalah banyaknya desa dengan pemandangan sawah dan sungai besar di sepanjang perjalanan. Anda juga bisa menemukan banyak kuliner lokal khas Banyumasan, seperti mendoan hangat, soto sokaraja, dan tempe kemul. Selain menjadi jalur alternatif, rute ini juga populer di kalangan wisatawan yang ingin menuju Banjarnegara dari arah Purwokerto atau Purbalingga tanpa harus melalui jalur ramai.