Udayanti menduga gejala yang ditunjukan 23 warga itu akibat keracunan makanan di salah satu acara selamatan. Namun untuk kepastian, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium dari sampel makanan yang sudah diambil.
"Ada acara selapanan, makanan gudangan. Sampel yang ada diambil semua. Hasilnya kami menunggu dari provinsi," ucapnya.
Terpisah, Camat Sambirejo Didik Purwanto mengatakan, ada sekitar 45 orang yang hadir dalam acara tersebut. Beberapa orang yang rawat jalan sempat kembali ke fasilitas kesehatan.
"Keluhannya pusing dan mual. Itu acara kemarin sore. Baru tadi pagi (mulai ada keluhan). Lauknya tidak ada amis-amisan, cuma urap-urapan dan telur," ujar Didik.