"Mereka telah ditilang dan pelanggar akan sidang tilang di PN wates," ujarnya.
Tartono memastikan, video ini dibuat untuk penyaluran kreativitas. Bukan ugal-ugalan dan kebut-kebutan di jalanan ataupun balap liar. Video promosi ini juga akan ditampilkan di acara munas komunitas di Kediri dan acara touring di Pantai Glagah, Kulonprogo.
Dia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki agenda kegiatan serupa agar berkoordinasi dengan kepolisian. Untuk kegiatan positif, polisi akan mendukung dan mengamankan kegiatan.
"Jika itu untuk kreativitas dan mengangkat potensi, kita pasti akan mengawal dan mengamankan. Karena itu tugas Kita," ucap Tartono.
Tiga orang pelaku, ikut hadir dalam klarifikasi ini. Bahkan sejumlah rekannya ikut mendampinginya. Pengemudi Honda Civic, KDJ mengaku salah dan meminta maaf kepada masyarakat yang resah atas video tersebut. Dalam membuat video dan melakukan pengambilan gambar mereka tidak meminta ijin.
"Kami melakukan secara spontan dan tidak kebut-kebutan seperti yang diberitakan di berbagai media," kata KDJ.