2 Alasan Pemprov Jateng Kaji Usulan 6 Hari Sekolah SMA dan SMK

iNews
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin. (Foto: iNews).

SEMARANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) masih mengkaji rencana penerapan enam hari sekolah. Kajian ini untuk tingkat SMA dan SMK

Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin mengatakan, kebijakan ini belum final karena masih dalam tahap sosialisasi serta pengumpulan masukan dari pakar, kampus dan masyarakat.  

Dalam rapat tertutup bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta kelompok kerja dari universitas dan pakar pendidikan, Taj Yasin menjelaskan bahwa usulan ini sudah lama disampaikan kepadanya, terutama dari daerah kabupaten.  

Menurutnya ada dua alasan utama di balik usulan tersebut, yaitu banyak orang tua di daerah yang bekerja enam hari dalam seminggu, sehingga pola sekolah diharapkan selaras dengan jadwal kerja mereka.  

Kemudian, perkembangan sosial masyarakat yang kini lebih banyak berinteraksi lewat gawai dibandingkan tatap muka, sehingga interaksi fisik antarsiswa dinilai semakin berkurang.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Minta Pelajar Tak Sambut di Pinggir Jalan saat Kunjungan: Biarkan Mereka Belajar

57 tahun lalu

Miris! Guru Dipukul Murid di SMK Situbondo hingga Mata Lebam

57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Berisiko Tinggi! Siswa SD di Pandeglang Nekat Lewati Jembatan Ambruk demi Sampai Sekolah

57 tahun lalu

SDN 1 Talunkulon Tulungagung Rusak Diguncang Gempa Magnitudo 5,7

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal