Menurut perangkat Desa Werdi Edi, bagian yang terdampak yakni dinding, lantai dan pondasi 17 rumah warga retak. Bahkan, pergerakan tanah juga menyebabkan jalan desa ambles sedalam 20 cm.
"Struktur tanah di Desa Werdi memang cukup labil saat intensitas curah hujan tinggi sehingga menimbulkan potensi tanah gerak. Oleh karena, setiap terjadi hujan deras kami terus berjaga-jaga," katanya.
Dia menambahkan, Pemerintah Desa Werdi sudah menganjurkan warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman apabila hujan deras turun. Namun, mereka memilih bertanah di rumah.