15 Hukum Mad dalam Ilmu Tajwid Lengkap dengan Penjelasannya

Rilo Pambudi
Hukum mad dalam ilmu tajwid (Foto: Istimewa)

Atau dengan kata lain, Mad Arid Lissukun adalah bacaan panjang karena huruf Mad bertemu dengan huruf sukun yang disebabkan karena Waqaf dan terjadi di akhir ayat. Jika tidak diwaqafkan, maka itu tetap Mad Asli atau Mad Tabi'i.

8. Mad Shilah Qashirah

Hukum bacaan disebut Mad Silah Qasirah apabila ada Ha’ Dhomir ( ﻪ , ه ) yang berada sesudah huruf yang berharakat, kecuali huruf mati atau sukun dan tidak pula dihubungkan dengan huruf berikutnya, seperti bacaan tasydid atau huruf mati atau sukun.

Cara membaca hukum mad shilah qashirah yaitu dibaca dengan panjang 1 alif atau 2 harakat / ketukan, seperti panjang Mad Thobi’i.

9. Mad Shilah Thawilah

Mad Shilah Kubra atau Thawilah adalah hukum ketika ha’ dhamir yang berada diantara dua huruf hidup (berharakat) dan sesudahnya ada hamzah. Mad shilah kubra termasuk kelompok mad far’i karena ada hamzah setelah mad.

Sehingga Mad Shilah Kubra adalah hukum ketika ha dhamir (kata ganti) yang dibaca panjang lebih dari 2 harakat ketika lanjut, dengan syarat ha’ dhamir tersebut terletak di antara dua huruf yang berharakat dan huruf keduanya adalah hamzah. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hukum Bacaan Tajwid Surat At Tin Ayat 1-8, Lengkap Penjelasan dan Cara Bacanya

57 tahun lalu

5 Hukum Bacaan Tajwid Nun Sukun dan Tanwin

57 tahun lalu

Hukum Bacaan Tajwid Surah Shad Ayat 27, Lengkap Penjelasan dan Cara Bacanya

57 tahun lalu

Hukum Bacaan Tajwid Surat At Taubah Ayat 12, Cara Bacanya Beserta Penjelasan

57 tahun lalu

Hukum Bacaan Tajwid Surat Al Bayyinah Ayat 1-8, Penjelasan dan Cara Bacanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal