Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, sudah membentuk tim khusus untuk mengejar pelaku teror pembakaran mobil. "Beri kesempatakn kepada kami untuk menyelidiki kasus teror pembakaran mobil di Kota Besar Semarang ini," katanya.
Abiyoso juga mengaku tidak bisa berspekulasi siapa pelaku teror pembakaran mobil tersebut. "Kita belum bisa (berspekulasi) apakah ada aktor intelektual di balik aksi ini. Masih kita selidiki," ucapnya.
Mengantisipasi teror serupa, Abiyoso mengajak warga untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menggiatkan kembali siskamling di wilayah masing-masing. "Kami minta masyarakat untuk kembali meningkatkan siskamling untuk menjaga keamanan wilayah masing-masing,” katanya.
Selian di wilayah hukum Polrestabes Semarang, aksi teror serupa juga terjadi di tiga wilayah lainnya yakni, di Kendal, Demak, dan Kabupaten Semarang.
Teror pembakaran mobil yang dilakukan oleh orang tak dikenal sebelumnya marak di Kendal. Belum diketahui motif dibalik aksi teror ini. Polda Jawa Tengah masih menyelidiki untuk mengungkap pelaku dan motif dari aksi teror yang meresahkan warga tersebut.
Informasi yang dihimpun, modus yang digunakan kelompok misterius itu yakni dengan melempar kain terbakar yang sudah diberikan bensin dan lem. Kain terbakar itu lalu dilemparkan ke kap mobil yang terparkir di pinggir jalan.
Kelompok peneror misterius ini menjalankan aksinya dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB hingga menjelang subuh. Setiap beraksi, mereka menggunakan motor matik dan langsung kabur usai menjalankan aksi jahatnya.