10.000 Anak di Jateng Terdampak Pandemi Butuh Penanganan Jangka Pendek dan Panjang

Ahmad Antoni
Angkringan Hybrid bertema Menyelamatkan Masa Depan Anak Terdampak Pandemi Corona digelar Yayasan Akatara- Jurnalis Sahabat Anak (JSA) dan Unicef Indonesia di The Wujil Resort & Convention, Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (22/9) sore. (foto: Ist)

SEMARANG, iNews.id – Anak-anak yatim maupun yatim piatu terdampak pandemi Covid-19  perlu mendapatkan jaminan untuk bisa mewujudkan cita- citanya. Sehingga dibutuhkan sinergi semua komponen bangsa dengan berbagai kapasitas dan kemampuannya untuk menyelamatkan masa depan mereka.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jateng,  Retno Sudewi mengatakan, jumlah anak terdampak Covid-19 di Jawa Tengah tercatat mencapai hampir 10.000 yang tersebar di 35 kabupaten/ kota.

Menurutnya, penanganan yang dibutuhkan tidak hanya jangka pendek, namun juga jangka panjangnya guna menjamin serta memastikan hak- hak anak terdampak pandemi Covid-19 tersebut dapat terpenuhi. Karena kebutuhan pemenuhan hak mereka tidak hanya saat ini saja.

Terutama anak yang ditinggalkan oleh orang tuanya masih tidak semuanya berusia remaja atau menjelang dewasa. 

“Belum lagi bagaimana nasib mereka ketika saudara atau kerabatnya juga tidak memiliki kemampuan untuk mengasuh,” kata Retno Sudewi  dalam acara Angkringan Hybrid bertema Menyelamatkan Masa Depan Anak Terdampak Pandemi Corona yang digelar Yayasan Akatara- Jurnalis Sahabat Anak (JSA) dan Unicef Indonesia di The Wujil Resort & Convention, Kabupaten Semarang, Rabu (22/9/2021) sore.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair di Semarang, Pagi hingga Sore Pelamar Berdatangan

57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

57 tahun lalu

Akses Ditutup, Pedagang dan Agen Tiket Terminal Bus Bawen Mogok Jualan

57 tahun lalu

Pemuda Ditemukan Tewas di Rawa Pening Semarang, Kaki Terikat Aki Mobil dan Tabung Gas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal