10 Pahlawan Asal Jawa Tengah, Nomor 8 Jenderal Termuda Indonesia

Ahmad Antoni
Deretan pahlawan nasional, beberapa di antaranya berasal dari Jawa Tengah. (foto IST)

8  Jenderal Soedirman
Tokoh pahlawan yang lahir di Bodas, Karangjati, Rembang, Purbalingga pada 24 Januari 1916 ini sudah menjadi Jenderal pada usia 31 tahun. Walaupun menderita sakit paru – paru beliau tetap melanjutkan perjuangan bergerilya melawan Belanda. Dulunya ia adalah seorang guru HIS di Cilacap dan aktif di kepanduan Hizbul Wathan, masuk PETA pada zaman Jepang dan setelahnya langsung menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Ketika TKR terbentuk, ia menjadi panglima divisi V/ Banyumas dan terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang RI sebagai panglima pertama dan jenderal termuda Indonesia. Jenderal Soedirman wafat pada 29 Januari 1950 di Magelang.

9 Pangeran Sambernyowo (KGPAA Mangkunegoro I)
Lahir di Keraton Kartosuro 7 April 1725, beliau berjuang sendirian menghadapi dua kerajaan Pakubuwono III dan Pangeran Mangkubumi yang berkhianat dan dijadikan raja oleh Belanda.  Ia juga melawan pasukan Kumpeni sejak 1742-1757, dan melakukan pertempuran sebanyak 250 kali selama 16 tahun. Perdamaian dengan Sunan Pakubuwono III melalui Perjanjian Salatiga (17 Maret 1757) menetapkan wilayah kekuasaan Mangkunegoro. Beliau mendirikan Istana Mangkunegoro di pinggir kali Pepe pada 1756. Beliau adalah Raja Jawa pertama yang melibatkan wanita dalam angkatan perang.

10 Brigjen TNI (Anm) Ignatius Slamet Rijadi
Lahir di Surakarta pada 26 Juli 1927, ia memimpin tentara Indonesia di Surakarta dengan cara gerilya, melawan Belanda di Ambarawa dan Semarang, serta bertanggung jawab atas Resimen 26, dan berbagai keterlibatan di perang melawan Belanda lainnya. Ia mengambil bagian dari Operasi Senopati untuk merebut kembali Pulau Ambon dan tetembak di New Victoria pada 4 November 1950 di usia 23 tahun.

Mengetahui nama – nama pahlawan nasional dari Jawa Tengah akan dapat membuat kita lebih menghargai jasa – jasa mereka yang telah mengorbankan segalanya termasuk nyawa demi kebebasan dan kemerdekaan yang kita nikmati pada masa sekarang ini. Terutama bagi para generasi muda milenial yang menikmati segala kemudahan dan tidak pernah mengalami bagaimana susahnya hidup di zaman penjajahan lampau.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Inspiratif! Mantri BRI di Sulawesi Tenggara Tembus Pegunungan Demi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

57 tahun lalu

TNI AD Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Tapteng dan Tapsel

57 tahun lalu

TNI AD Bangun Jembatan Gantung Lo Pasir Banyumas, Program Prabowo Sejahterakan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal