"Izinkan aku memulai perjalanan pencarian ini dengan caraku sendiri. Karena bagi aku, secara personal, seorang muslim yang baik adalah mereka yang melakukan syariat ajaran agama dari hati, bukan soal penampilan tapi soal hati yang bersih. Aku tidak suka membohongi orang lain karena aku pun tidak suka dibohongi maka dari itu ini adalah cara aku untuk jujur."
Dia meminta netizen tidak berekspektasi terlalu tinggi terhadapnya dan tidak membanding-bandingkannya dengan orang tua dan almarhum kakaknya Emmeril Kahn Mumtadz.
"Aku bukan papaku, aku bukan mamaku dan aku bukan kakaku. Tapi aku adalah gabungan mereka semua, semua didikan mereka selalu aku terapkan dan aku adalah aku (dilingkari) pakai warna merah. Identitasku adalah namaku, Camillia Laetitia Azzahra lahir di Bandung etinisitas Sunda."
Zara juga meminta netizen tidak menyalahkan orang tuanya, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya. Kedua orang tuanya mendidiknya dengan baik menjadi perempuan cerdas, berkarakter dan beragama.
"Jangan menyalahkah orang tuaku. Mereka mendidikan aku untuk menjadi perempuan cerdas, berkarakter, dan beragama dan ini semua adalah pilihanku sendiri. Aku memilih momentum di mana orang tuaku sedang dalam masa tenang di dunia mereka dan juga bulan suci Ramadan."