Sebelum memasuki pasar ekspor, menurutnya, produk-produk tersebut lahir dari program UMKM Juara yang dicanangkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Program yang diikuti 3.000 produk UMKM per tahunnya ini bertujuan untuk mengangkat UMKM lokal agar naik kelas. "Jadi yang diekspor ini dikurasinya di UMKM Juara," katanya.
Selain promosi offline, Dinas KUMKM Jawa Barat pun mendorong promosi dan penjualan online. Terlebih, menurutnya dari 4,3 juta pelaku UMKM di Jawa Barar, saat ini baru terdapat 24 persen yang sudah didigitalisasi.
Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong digitalisasi tersebut, salah satunya dengan membuat platform digital khusus bernama borongdong.id. Melalui e-commerce inipun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendorong masyarakat khususnya aparatur sipil negara agar mau membeli produk lokal khususnya UMKM.
"Kita juga bekerjasama dengan blibli.com. Di platform itu ada pasar khusus produk UMKM asal Jawa Barat. Semua platform kita masuki agar pasarnya lebih luas," ujarnya.