Saat masih duduk-duduk di pinggir kali, pelaku tiba-tiba saja mendorong korban ke kali hingga basah dan penuh lumpur. Pelaku yang sejak awal mengincar tas korban lalu melarikan tas berisi uang, handphone dan tablet itu.
“Dia ngajak saya ngopi. Tas saya letakkan dan sempat digeser sama dia. Trus, saya tiba-tiba didorong, diceburkan ke kali. Dia langsung bawa tas saya yang isinya uang sekitar Rp400.000, handphone, dan tablet,” kata Yudistira, Senin malam (17/8/2020).
Yudistira lalu meminta tolong kepada petugas keamanan perumahan, Fajirin. Korban yang basah kuyup dibawa ke kantor rukun warga (RW) Perumahan Irigasi Danita dengan masih menggunakan pakaian basah dan berlumpur.
“Pas saya kontrol wilayah taman, ada orang minta tolong, orangnya dicebur ke kali. Korban minta tolong katanya baru dirampok, ditipu. Dia langsung saya bawa ke pos RW,” kata Febri Yanuar.
Fajirin mengatakan, perampokan di kawasan itu sudah sering terjadi, bahkan sudah keempat kalinya. Modus pelaku sama, mengajak korban bertemu untuk jual beli secara COD. Keempat korban sama-sama dicebur ke kali, lalu harta bendanya dibawa kabur pelaku.