Waspada, Warga Jabar Diimbau Antisipasi Dampak La Nina di Akhir Tahun

Agung Bakti Sarasa
Dampak bencana banjir bandang yang menerjang kawasan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/9/2020) lalu. (Foto: BNPB)

Dia menyebut, sebagian besar bencana alam yang terjadi di Jabar adalah bencana hidrologi atau selalu berkaitan dengan air, seperti banjir, tanah longsor, tanah bergerak, bahkan tsunami. 

"Bencana yang terjadi akibat air tidak lagi bisa ditahan karena pohon-pohon semakin berkurang," sebutnya. 

Terlebih, lanjut Dani, musim kemarau saat ini disebut kemarau basah. Artinya, tetap membawa potensi hujan ringan, sedang, hingga besar. Dalam prediksi BMKG terkait La Nina pun, kata Dani, disebutkan bahwa musim kemarau cenderung basah yang artinya intensitas hujan akan naik 40-80 persen. 

Dengan kondisi tersebut, Dani kembali menekankan bahwa sebagai daerah rawan bencana, Jabar harus bersiap menghadapi bencana alam selain tetap mewaspadai bencana non-alam, yakni wabah penyakit akibat Covid-19. 

"Kita sudah mengantisipasi dengan berbagai langkah, di antaranya penyiapan SDM (sumber daya manusia), terutama di kabupaten/kota, penyiapan alat, dan penyiapan mitigasi termasuk logistik. Titik beratnya ada di BPBD kabupaten/kota," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Sebut La Nina Berpotensi Terjadi Desember 2021

4 hari lalu

Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pantai Pangandaran, 2 Temannya Selamat

4 hari lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 18 Juli 2026, Cek Lokasinya

5 hari lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 17 Juli 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

7 hari lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 15 Juli 2026, Cek Lokasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal