Waspada Tsunami, Ini Antisipasinya Menurut Peneliti LIPI

Arif Budianto
Ilustrasi tsunami megatrust. Foto/Istimewa
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Yulianto. Foto/Tangkapan Layar Diskusi Virtual

Kedua, masyarakat harus mampu mengindra tsunami. Artinya, mengetahui tanda-tanda tsunami. Misalnya, bencana gempa bumi dengan durasi panjang dan ringan, tetapi juga bisa menimbulkan tsunami. Dengan mengindra tsunami, masyarakat bisa segera melakukan evakuasi mandiri.

"Umumnya di selatan Jawa, kejadian gempa bumi, guncangannya tidak dirasakan cukup kuat, tetapi durasinya panjang. Ini harus menjadi perhatian, apalagi misalnya lebih dari 60 detik," ujar dia.

Alternatif terakhir atau ketiga adalah memiliki shelter sebagai alternatif bagi masyarakat untuk menyelamatkan diri. Walaupun untuk membangun shelter perlu biaya tidak sedikit.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi 5,2 SR Lebak Banten dan Sukabumi Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Guncang Pangandaran, BPBD Jabar Antisipasi Potensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa M4,5 Kembali Guncang Pangandaran dan Ciamis, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Potensi Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, Ini Skenario BMKG

57 tahun lalu

Video BMKG Ungkap Potensi Gempa Megathrust di Selatan Jawa Timbulkan Tsunami 20 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal