Warga Kertamulya KBB Minta Lokasi Tower Sinyal Kereta Cepat Jauh dari Permukiman

Adi Haryanto
KCIC, WIKA, dan CREC melakukan survei ke lokasi tower sinyal KCJB setinggi sekitar 40-45 meter yang diprotes warga karena terlalu dekat dengan permukiman, Rabu (4/1/2023). (Foto/Dok.Warga)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Perwakilan warga Kampung Pabrik Tahu RT 01/08 Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), meminta tower sinyal KCJB dibangun jauh dari permukiman. Permintaan itu disampaikan di Site Office WIKA Section-3 Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di Padalarang, Rabu (4/1/2023).

Di tempat itu, warga menghadiri Sosialisasi Rencana Pembangunan Tower Menara Telekomunikasi KCJB.

"Sejak awal kami menolak pembangunan tower sinyal kereta cepat itu. Sampai kini warga tetap menolak karena jaraknya tak lebih dari 5 meter dari rumah warga," kata Ruhimat (27), warga Kertamulya.

Ruhimat menyatakan, warga menilai keberadaan tower sinyal kereta setinggi 40-45 meter itu terlalu dekat dengan permukiman. Mereka khawatir sinyal yang dipancarkan berdampak negatif terhadap warga.

Dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 2/PER/M.KOMINFO/3/2008 tertuang, jarak minimal tower dengan rumah warga yakni 20-30 meter, 10 meter tempat komersil, dan 5 meter untuk industri. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hutan Kota di Kompleks Pemda KBB Bakal Disulap Jadi Objek Wisata Lingkungan

57 tahun lalu

Warga Kertamulya Padalarang KBB Tolak Pembangunan Tower Sinyal Kereta Cepat

57 tahun lalu

Hore, 107 Honorer Satpol PP KBB yang Nganggur Kembali Bekerja 

57 tahun lalu

Penemuan Mayat Dalam Septic Tank di Batujajar KBB, Kapolsek: Bukan Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Kunjungan Wisatawan ke Lembang KBB Naik 2 Kali Lipat saat Libur Tahun Baru, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal