Melihat kondisi ini, Warga Imbangara setiap malam bergantian melakukan ronda untuk melakukan pemburuan hewan misterius tersebut. Karena keberadaannya memakan ternak merugikan masyarakat di sana.
"Karena ini membuat resah warga. Puluhan ternak seperti bebek dan ayam yang dimangsa tersebut hanya kepala dan darahnya saja yang dimakan sementara bangkai tubuh lainnya masih utuh," ujar dia.
Anehnya lagi, kata dia, ternak yang dimakan itu berada di dalam kandang. Sedangkan kandang tampak tak terlihat rusak.