Warga Bandung Diajak Manfaatkan Maggot untuk Kelola Sampah agar Bernilai Ekonomi

Agus Warsudi
GMP mengajak warga Kabupten Bandung memanfaatkan maggot untuk mengelola sampah. (FOTO: ISTIMEWA)

Asep Taufiqurohman menyatakan, maggot dipilih dalam pengelolaan sampah karena metode lebih mudah dan memiliki keuntungan ekonomi. Maggot adalah pengurai sampah organik sehingga dapat menghasilkan kompos. Selain itu, maggot juga dapat dijual untuk dijadikan bahan dasar pakan ternak. 

"Maggot, selain mengurai sampah organik, dia juga bernilai ekonomi. Budi daya maggot di Indonesia tengah menjadi tren bernilai ekonomi sangat besar," ujar Asep Taufiqurohman. 

"Memang kalau dilihat dari fisiknya agak menggelikan, cuma kalau dilihat dari segi ekonomi, apalagi bisa buat anak muda lebih aware, ini bernilai positif," tutur dia. 

Lewat penyuluhan yang diikuti pemuda dari beberapa wilayah di Kabupaten Bandung ini, GMP berharap bisa memotivasi mereka lebih peduli terhadap lingkungan.

Asep Taufiqurohman berharap para anak muda menyebarkan ilmu yang mereka dapat kepada teman dan masyarakat di sekitarnya. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Idul Adha, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 23 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh

57 tahun lalu

Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024 Menggema di Pangandaran

57 tahun lalu

BMKG Gempa Terkini Guncang Bandung M 3,2, Kedalaman 25 Km

57 tahun lalu

Infografis Gratis Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Syaratnya

57 tahun lalu

Ribuan Petani Tebu di Cirebon Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal