"Potongannya sih iyess, tapi katanya plat bodong. Gimana tuh ya maksudnya," balas akun tince.sum81.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh warganet lainnya. Bahkan, mereka menilai permohonan maaf wanita itu akal-akalan untuk melindungi suaminya.
"Bisa aja sih, karena takut malu. Secara suaminya petinggi TNI," pungkas Yeniapnitaa.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap nomor dinas TNI pada mobil wanita itu.
Tetapi pihaknya tak mendapatkan apa-apa alias tidak terdaftar resmi. Dengan kata lain pelat nomor dinas TNI di mobil wanita itu bisa dikatakan bodong. "Pelat nomor dinas tidak teregistrasi atau bodong. Sedang dilacak oleh Satprov Denma," kata Riad.