Wali Kota Bekasi Sesalkan Massa Jemput Paksa Jenazah di Rumah Sakit

Rahmat Hidayat
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Foto iNews/Rahmat Hidayat)

BEKASI, iNews.id - Puluhan orang menjemput paksa jenazah pasien bernama Rosidi di Rumah Sakit Mekar Sari, Bekasi Timur, Jawa Barat. Mereka tidak terima pria berusia 50 tahun itu dinyatakan positif virus corona atau Covid-19.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyesali massa menjemput paksa pasien di rumah sakit. Menurut dia, jika jenazah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 harus dimakamkan dengan protokol kesehatan.

"Saya sangat menyesalkan atas kejadian warga yang memaksa memulangkan jenazah. Kalau betul PDP harusnya diatur pemulasaran sesuai SOP Covid-19," ucap Rahmat Effendi di Bekasi, Selasa (9/6/2020).

Peristiwa massa menjemput paksa jenazah pasien bernama Rosidi di Rumah Sakit Mekar Sari, terjadi pada Senin (8/6/2020). Kejadian tersebut juga viral di media sosial.

Massa yang merupakan keluarga memaksa membawa keluar jenazah asal warga Srimukti itu keluar dari rumah sakit. Petugas keamanan dan tenaga medis yang mengenakan alat pelindung diri kalah jumlah, sehingga jenazah dibawa keluar dengan tempat tidur rumah sakit.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pergerakan Tanah di Cisompet Garut Meluas, Belasan Makam Dibongkar dan Direlokasi

57 tahun lalu

7 Jenazah yang Makamnya Rusak di TPU Sirnaraga Bandung Dipindahkan

57 tahun lalu

4 Korban Mobil Tertabrak Kereta Pulang dari Acara Haul di Buntet Pesantren Cirebon

57 tahun lalu

APBD Pangandaran 2022 Diprioritaskan untuk Penanganan Pandemi Covid-19

57 tahun lalu

Menko Marinvest Luhut: Kita Waspadai Virus Corona Varian Mu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal