Menurut Oded, dari paparan awal, secara epidemiologis di Kota Bandung masih belum direkomendasikan untuk digelar PTM. Sebab, Covid-19 masih terpantau terdapat sebaran kasus. “Makanya saya sangat hati-hati dalam masalah ini. Karena ini urusannya sangat krusial,” ujar Wali Kota Bandung.
Oded menuturkan, sesuai edaran dari pemerintah pusat bahwa untuk kebijakan PTM tetap dikembalikan kepada pemerintah daerah. Kemudian dengan tetap memerhatikan faktor kesehatan yang dipantau dari zona level kewaspadaan sebagai parameter utama.
Oleh karenanya Oded meminta Dinas Pendidikan untuk menelaah lebih mendalam terhadap potensi kemungkinan memberlakukan PTM. Walaupun level kewaspadan Kota Bandung saat ini berada di zona oranye.
“Secara juklak (petunjuk pelaksanaan) dan juknis (petunjuk teknis) dari kementerian (Kemendikbud) sudah jelas bahwa yang diperbolehkan itu yang sudah zona hijau. Tapi dalam rangka menunjukan kami harus punya kesiapan, tidak ada salahnya walaupun masih oranye, kami melaksanakan FGD ini," tutur Oded.