Wali Kota Bandung Hati-hati Ambil Keputusan soal Pembelajaran Tatap Muka

Arif Budianto
Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto: Istimewa)

Menurut Oded, dari paparan awal, secara epidemiologis di Kota Bandung masih belum direkomendasikan untuk digelar PTM. Sebab, Covid-19 masih terpantau terdapat sebaran kasus. “Makanya saya sangat hati-hati dalam masalah ini. Karena ini urusannya sangat krusial,” ujar Wali Kota Bandung.

Oded menuturkan, sesuai edaran dari pemerintah pusat bahwa untuk kebijakan PTM tetap dikembalikan kepada pemerintah daerah. Kemudian dengan tetap memerhatikan faktor kesehatan yang dipantau dari zona level kewaspadaan sebagai parameter utama.

Oleh karenanya Oded meminta Dinas Pendidikan untuk menelaah lebih mendalam terhadap potensi kemungkinan memberlakukan PTM. Walaupun level kewaspadan Kota Bandung saat ini berada di zona oranye.

“Secara juklak (petunjuk pelaksanaan) dan juknis (petunjuk teknis) dari kementerian (Kemendikbud) sudah jelas bahwa yang diperbolehkan itu yang sudah zona hijau. Tapi dalam rangka menunjukan kami harus punya kesiapan, tidak ada salahnya walaupun masih oranye, kami melaksanakan FGD ini," tutur Oded.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Forum Orang Tua Siswa Tolak Belajar Tatap Muka di Jabar Awal 2021

57 tahun lalu

Belajar Tatap Muka Digelar di Purwakarta, Ini Aturan yang Harus Diketahui Orang Tua

57 tahun lalu

Belajar Tatap Muka di Purwakarta 11 Januari 2020, Ini Respons Orang Tua

57 tahun lalu

FAGI Jabar Dukung Usul KPAI Belajar Tatap Muka Pascavaksinasi Covid-19

57 tahun lalu

FAGI Minta Jangan Tergesa-gesa Terapkan Belajar Tatap Muka di Jabar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal