Menurutnya, ikan di waduk yang dibangun pada zaman Kolonial Belanda ini, berukuran besar.
Saat ini, setu atau Waduk Sedong hanya menyisakan sekitar 25 persen air. Waduk dengan luas 150 hektare ini biasanya mampu menampung air hingga kedalaman 5 sampai 10 meter yang fungsinya untuk keperluan persawahan di Kecamatan Sedong, Lemah Abang dan Kecamatan Susukan.
Namun dapat dipastikan debit air akan menyusut hingga mengering jika dalam waktu dekat tidak ada turun hujan.