Dua hari setelah itu, Nurcihan merasakan sakit di perutnya. Dokter bedah yang menangani operasi di perutnya, menjawab rasa sakit itu normal.
"Sakit ini jadi sangat parah sehingga saya check-up hampir setiap minggu. Dokter tidak percaya dengan saya dan menyuruh pulang dan saya hanya perlu bersabar," kata Nurcihan dikutip dari Mirror, Sabtu (29/5/2021).
Akhirnya, Nurcihan dan suami, Kubdettin Ogmen, memeriksakan diri di Rumah Sakit Negara Bagian Soke untuk meminta pendapat lain. Hasil rontgen menunjukkan di dalam perut Nurcihan terdapat gunting bedah.
Dia lalu melaporkan temuan ini ke dokter bedah yang menanganinya hingga dilakukan operasi pengangkatan gunting yang berlangsung 2 jam.
Kasus berlanjut. Nurcihan melaporkan dokter bedah, tim medis yang menanganinya, serta manajemen rumah sakit ke pihak berwenang setempat.