Waduh, Kualitas Udara di KBB Terendah di Bandung Raya 

Adi Haryanto
Kualitas udara Kabupaten Bandung Barat sangat memprihatinkan. (Foto: Ilustrasi)


Dia menjelaskan, pantauan di aplikasi pemantau kualitas udara yang tersedia di telepon pintar bisa saja jadi acuan awal bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Namun untuk pengambilan kebijakan dan hal-hal umum lainnya, harus mengacu pada data ilmiah dan riset. 

"Kalau untuk kepastian kualitas udara di Bandung Raya kita masih ada keterbatasan alat. Tapi bisa saja pantauan di aplikasi yang ada jadi rujukan untuk aktivitas keseharian, walaupun untuk jadi parameter sebuah kebijakan harus ada riset lebih detail," tuturnya. 

AirVisual adalah aplikasi untuk mengukur indeks kualitas udara di suatu tempat. Ada enam jenis polutan yang dipantau, yakni PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan gas ozon. Nantinya perhitungan polutan menghasilkan skor dari 0-500 sebagai standar penilaian kualitas udara. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Air Situ Ciburuy KBB Hitam dan Bau Diduga Kuat akibat Pencemaran Limbah Pabrik

57 tahun lalu

Cara Meningkatkan Produktivitas di Rumah Tanpa Harus Beli Peralatan Mahal

57 tahun lalu

Air Sungai Cibeet Hitam dan Bau Busuk, Warga 3 Desa di Karawang Mengeluh

57 tahun lalu

Pantai Selatan Gunungkidul Tercemar Minyak Mentah, Biota Laut Banyak Mati

57 tahun lalu

Waduh, Petani Pantura Subang Gunakan Sungai Tercemar Limbah untuk Pengairan Sawah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal