Viral Video Ratusan Pelaku Usaha Pelanggar PPKM Berkerumun di PN dan Kejari Bandung

Agung Bakti Sarasa
Ratusan pelaku usaha pelanggar PPKM darurat berkerumun di depan PN Bandung. (Foto: tangkapan layar video viral)

BANDUNG, iNews.id - Sebuah video kerumunan ratusan warga berkerumun di depan Pengadilan Negeri (PN) Bandung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung viral di media sosial (medsos). Para pelaku usaha yang terjaring operasi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. 

Informasi yang diperoleh menyebutkan, semula, para pelaku usaha tersebut, dijadwalkan mengikuti sidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Jumat (16/7/2021). Mereka datang tepat waktu sebagai bentuk tanggung jawab atas pelanggaran yang dilakukan. 

Namun, kepatuhan mereka terhadap hukum justru dibalas sikap inkonsistensi oleh aparat penegak hukum di PN Bandung dan Kejari Bandung. Jadwal sidang yang telah ditetapkan sebelumnya mendadak diubah tanpa keterangan jelas.

Robby, salah satu pedagang Hallway Kosambi menuturkan, pascaterjaring operasi PPKM Darurat, dia diharuskan mengikuti sidang tipiring di PN Bandung, Jumat (16/7/2021) pukul 08.00 WIB. 

Namun, sesampainya di PN Bandung, dia malah diminta untuk mengambil barang bukti di Kejari Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung. "Baru jam 9 tadi ada info bahwa pengambilan barang bukti di kejaksaan," ungkap Robby. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Di Ujung Penerapan PPKM Darurat, Angka BOR Rumah Sakit di Cimahi Turun

57 tahun lalu

2 Hari Blusukan di Bandung, Kapolri: Mohon Maaf, Masyarakat Terganggu oleh PPKM

57 tahun lalu

Rugi hingga Ratusan Juta, Pedagang Pasar Baru Bandung Tolak PPKM Darurat

57 tahun lalu

Kapolri Perintahkan Jajaran Percepat Pembagian Bansos PPKM Darurat ke Warga

57 tahun lalu

Viral Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung Utara, 8 Orang Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal