“Awalnya saya dapat informasi kiriman video dari wali kelas Adin, saat dilihat ternyata keponakan saya menjadi korban bully,” kata bibi korban, Nani Triani, Kamis (7/3/2024).
Mengetahui keponakannya menjadi korban bullying, Nina langsung mendatangi korban di rumahnya dan menanyakan kondisinya. Namun, korban hanya diam saja seperti orang trauma.
“Saat ditanyain, keponakan saya diam saja, seperti trauma. Hanya menunjukkan rasa sakitnya, seperti di bagian tangan dan kepala,” katanya.
Nani dan keluarga korban kemudian melaporkan tindakan kekerasan tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Cirebon.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke polres agar keponakan saya mendapatkan keadilan. Dan juga tidak ada lagi korban lainnya,” katanya.