Viral Guru ASN di Pangandaran Dipungli dan Diintimidasi hingga Mengundurkan Diri

Ervan David
Husein Ali Rafsanjani, ASN yang viral setelah curhat jadi korban pungli dan intimidasi di Kabupaten Pangandaran. (FOTO: TANGKAPAN LAYAR)

Sebelum mengikuti latsar di Pangandaran Husein diberi kabar untuk membayar uang sebesar Rp270.000 untuk biaya transpor. Karena itu, Husein membuat video untuk menyampaikan dugaan pungli tersebut ke publik dan akhirnya viral di medsos.

"Saya kesel aja. Karena dimintai uang Rp270.000. Padahal tidak ikut rombongan. Saya kan pakai motor. Selain itu, yang tidak juga harus bayar. Di tengah latsar, masih ditagih lagi Rp350.000. Apalagi, tiga bulan pertama, gaji kita belum dibayar, katanya dirapel gitu. Makanya saya lapor.go.id," kata Husein.

Husein mengatakan, video tersebut dibuat lantaran pengajuan pengunduran diri sebagai ASN tidak kunjung ditindaklanjuti oleh dinas terkait di Pangandaran.

Selain itu, Husein mengaku mendapat intimidasi dari beberapa orang pada November 2021 dikarenakan membuat laporan di website lapor.go.id untuk menanyakan perihal biaya dua ratus tujuh pulub ribu tersebut.

"Karena sudah merasa tidak nyaman, saya pun memutuskan untuk berhenti mengajar di SMPN 2 Pangandaran pada Maret 2022," kata Husein ditemui di kediamanya di Kota Bandung.

Sejak saat itu, Husein memilih kembali ke Kota Bandung sambil menunggu surat pengunduran dirinya keluar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jalan Perbatasan Lembang KBB-Kota Bandung Rusak Parah, Berlubang dan Berlumpur

57 tahun lalu

Zona 1 TPA Sarimukti Diaktifkan Kembali untuk Atasi Ancaman Darurat Sampah di Bandung Raya

57 tahun lalu

Ribuan Knalpot Bising Diarak Keliling Bandung, Kapolrestabes: Tidak Ada Toleransi

57 tahun lalu

Kronologi Penculikan Keysha, Pelaku Sekap Korban di Apartemen Gateway Bandung

57 tahun lalu

Cemburu Jadi Motif Pelaku Rizky Culik Keysha di Kawaluyaan Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal