Setelah tantangan tersebut dilayani, kedua belah pihak sepakat untuk bertemu di lokasi kejadian guna melakukan duel fisik. Aksi ini juga disaksikan oleh sejumlah rekan mereka yang turut merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel.
Aksi duel yang awalnya merupakan perkelahian fisik berubah menjadi insiden tragis. Seorang pelajar SMA dilaporkan mengalami luka cukup serius berupa patah tulang kaki sebelah kanan.
Kaki korban diduga sengaja ditabrak menggunakan sepeda motor oleh pelajar SMP dari arah belakang saat keributan terjadi. Korban kini harus menjalani perawatan intensif akibat cedera parah tersebut.
Bupati Cianjur, dr Muhammad Wahyu Ferdian, menyayangkan kejadian ini kembali terulang di wilayahnya. Pihak pemerintah daerah berencana memperketat pengawasan terhadap aktivitas pelajar, terutama di media sosial yang sering kali menjadi pemicu perselisihan.
Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memanggil pihak sekolah serta orang tua para pelajar yang terlibat untuk proses pembinaan dan pertanggungjawaban hukum.