Viral 20 Tukang Tato dan Preman Keroyok Warga di Alun-alun Bandung, Ini Motifnya

Agus Warsudi
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Dok.iNews)

Kepada tukang tato, Neng Ullan mengaku tak memiliki uang sebesar itu. Korban sempat menawar untuk menitipkan ponsel sebagai jaminan. Namun, tawaran itu ditolak oleh pelaku. Korban kemudian menghubungi ayahnya untuk meminta bantuan.

Ketika ayahnya tiba di lokasi kejadian, para pelaku memanggil teman-temannya. Sekitar 20 orang mengeroyok ayah Neng Ullan menggunakan tangan kosong, helm dan benda keras lain hingga babak belur. 

Setelah kejadian, korban melaporkan pengeroyokan ke polisi. "Ayah saya dihajar sama 20 orang di situ. Ayah saya disiksa sampe ga bisa ngapa-ngapain juga masih disiksa," ujar Neng Ullan.

Sementara itu, Kapolsek Regol Kompol Edy Kusmawan membenarkan polisi sudah menerima laporan korban. Saat ini, kasus itu telah ditangani oleh polisi dan pelaku dalam pengejaran. "Saat ini pelaku dalam pengejaran petugas," kata Kapolsek Regol.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengamat: Plt Wali Kota Bandung Tak Bisa Jomblo Terus, Harus Segera Punya Partner 

57 tahun lalu

Serunya Panjat Dinding di Pusat Perbelanjaan Kota Bandung

57 tahun lalu

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Kota Bandung, Cek Fasilitasnya

57 tahun lalu

2.260 Polisi Amankan Malam Tahun Baru di Kota Bandung, Warga di Flyover Akan Dibubarkan

57 tahun lalu

Penampakan Bandrek Gendong Mobil Parkir Sembarangan di Kota Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal