Varian Baru Covid-19 Mengintai, Terindikasi Lebih Menyakitkan dari Omicron

Arif Budianto
Ilustrasi varian Omicron. (Foto: iNews.id)


Selain itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung Ira Dewi Jani juga menjelaskan, berdasarkan bahan paparan Kementerian Kesehatan pada rapat koordinasi Jawa Bali, virus Covid-19 varian baru memiliki kemungkinan menyebar lebih cepat dibandingkan BA.1 dan BA.2

"Varian Omicron baru ini tidak ada indikasi menyebabkan kesakitan lebih parah dibandingkan varian omicron lainnya," tutur Ira.

Hingga saat ini, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia mencatat, ada tambahan 574 kasus. Jumlah tersebut turun dari hari sebelumya 627 kasus, yang merupakan penambahan kasus tertinggi dalam tujuh pekan terakhir.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Varian Baru Omicron Masuk Indonesia, Istana: Jangan Terjegal Jelang Finis

57 tahun lalu

Varian Baru Covid-19 Terdeteksi di Jateng, Ganjar Imbau Masyarakat Perketat Prokes

57 tahun lalu

Muncul Varian Baru Covid-19 XBB, Warga Bandung Diimbau Waspada dan Disiplin Prokes

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di KBB Naik, Dinkes KBB Ingatkan Warga Waspadai Omicron BA.4 dan BA.5

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Prediksi Puncak Kasus Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 pada Juli 2022

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal