Dedi berharap, program vaksinasi Covid-19 bagi para pelaku parekraf, termasuk di dalamnya seniman dan budayawan diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata dan kebudayaan serta ekraf.
"Dalam program serbuan vaksin ini, para pelaku industri pariwisata, khususnya dari Kabupaten Bandung Barat dipastikan semuanya sudah divaksin," kata Dedi.
Lebih lanjut Dedi mengatakan, dalam upaya pemulihan industri pariwisata, pemerintah pusat sendiri sudah menyiapkan dana hibah untuk membantu para pelaku parekraf yang sudah sangat terdampak pandemi Covid-19 ini.
"Kemarin statement Pak Menteri Parekraf ada rencana bantuan hibah untuk para pelaku industri pariwisata. Untuk besarannya setahu saya Rp2,4 triliun," ujar Dedi.
Dedi juga berpesan agar masyarakat terus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan dan menunda rencana liburan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.
"Saat ini, masih ada Covid-19. Jadi, pastikan protokol 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi pergerakan. Itu dulu yang dipastikan. Kemudian, kita tunda dulu untuk melakukan pergerakan atau berwisata," ujarnya.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat, apabila PPKM Darurat ini sudah melandai, kita akan melakukan persiapan-persiapan. Salah satunya kesiapan di lapangan bahwa para pelaku industri pariwisata sudah divaksin. Nah ini salah satu indikasi kesiapan kita di industri pariwisata," ucapnya.