Keesok harinya, warga berobat ke tenaga medis di sekitar Jampangtengah dan pada hari Selasa (18/1/2022), warga yang berobat masih mengalami sakit yang semakin parah dengan gejala lemas. Mereka langsung dilaporkan ke Puskesmas Jampangtengah untuk dilakukan mendapat perawatan medis.
Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi mengatakan, kejadian berawal dari satu warga mengalami sakit perut dan diare, lalu selanjutnya korban bertambah menjadi delapan orang.
"Berdasarkan laporan lisan dari Kepala Dusun Ciasahan, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, setelah ada salah satu warganya yang sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Jampangtengah dengan keluhan diare dan muntah. Selanjutnya kami bersama perangkat Desa Sindangresmi dan Ketua RT setempat melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian dan mendapatkan korban diduga keracunan berjumlah delapan orang," ucapnya.