Sementara itu kepada petugas, pelaku mengaku nekat membacok, R, lantaran sakit hati atas sikap istrinya itu yang dinilai sudah tidak memperhatikan.
Pembacokan terjadi di rumah mereka, saat korban sedangkan tidur. Selain merasa tidak diperhatikan, pelaku juga dalam keadaan tertekan lantaran usaha travel yang digelutinya bangkrut. Mobil pelaku disita pihak Leasing.
Pelaku dan korban R diketahui menikah pada 1997 dan telah dikarunia tiga anak. Pada pertengahan 2020, rumah tangga mereka kerap dilanda pertengkaran.