Unpar Bandung Tak Mau Buru-buru Kuliah Tatap Muka, Ini Alasannya

Agung Bakti Sarasa
Rektor Universitas Parahyangan (Unpar), Mangadar Situmorang Ph.D. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Rektor Universitas Parahyangan (Unpar), Mangadar Situmorang PhD menyatakan, perkuliahan tatap muka belum mendesak untuk dilakukan. Pernyataan tersebut disampaikan Mangadar menyusul dimulainya pembelajaran tatap muka tingkat SD, SMP, dan SMA yang sudah mulai digelar di berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut Mangadar, setidaknya terdapat tiga alasan yang membuat perkuliahan tatap muka belum mendesak dilakukan, yakni alasan geografis, pembelajaran, dan terpenting alasan kesehatan. 

"Dari tiga pertimbangan itu saja, kita tidak ada kemendesakan untuk segera tatap muka," kata Mangadar di Kampus Unpar, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (8/9/2021). 

Mangadar pun menjelaskan ketiga alasannya itu. Dari sisi geografis, kata Mangadar, perguruan tinggi tidak dapat disamakan dengan SD, SMP, maupun SMA yang selama ini menerapkan sistem zonasi untuk siswanya. Pasalnya, mahasiswa perguruan tinggi, termasuk Unpar berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. 

"Kalau sekolah-sekolah jelas zonasinya, letak geografis dari para siswanya. Namun, untuk mahasiswa sporadis, mereka banyak yang berasal dari luar Kota Bandung," ujarnya. 

Adapun dari sisi perkuliahan, Mangadar beralasan bahwa perkuliahan di perguruan tinggi lebih luas jika dilaksanakan secara daring (dalam jaringan), baik dari sisi teknologi maupun perkuliahan mahasiwanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Daerah yang Sudah Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka

57 tahun lalu

Teror Ancaman Bom di Unpar Bandung, Ini Permintaan Pelaku dan Respons Rektorat

57 tahun lalu

Ganjar Tegaskan Komitmennya Hadirkan Politik Persatuan di Depan Ribuan Mahasiswa Unpar Bandung

57 tahun lalu

Unpar Bandung Undang 3 Bacapres, Ganjar Pranowo Konfirmasi Datang Besok

57 tahun lalu

Rutan Salatiga Tambah Waktu Kunjungan Tatap Muka saat Nataru, Pegawai Dilarang Cuti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal