"Kami juga melakukan analisis IT termasuk terhadap kurang lebih 40-50 titik rekaman CCTV sepanjang 50 kilometer," ujar Kombes Pol K Yani Sudarto.
Selain itu, tutur Dirreskrimum Polda Jabar, tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah membuat sketsa wajah terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.
Dalam sketsa yang ditunjukkan Dirreskrimum Polda Jabar itu, terduga pelaku terlihat masih muda. Terduga mengenakan kemeja kotak-kotak, berambut lurus pendek, dan bertubuh sedang cenderung kurus. Sketsa itu dibuat berdasarkan analisis rekaman CCTV dan keterangan saksi.
"Kami sudah melakukan langkah memeriksa saksi potensial dan mendapatkan sketsa wajah terduga potensial dalam kasus tersebut. Sketsa wajah ini hasil dari tim Inafis Bareskrim," tutur Dirreskrimum Polda Jabar.
Diketahui, Almarhumah Tuti dan Amelia ditemukan tak bernyawa dan bersimbah darah dalam bagasi mobil Alphard hitam di garasi rumah pada Rabu 18 Agustus 2021 pagi. Kedua korban diduga dihabisi pada Rabu dini hari oleh pembunuh lebih dari dua orang.