Ular Sanca Hebohkan Warga Gunungguruh Sukabumi, Mangsa 5 Ekor Ternak

Dharmawan Hadi
Sanca kembang dievakuasi petugas dariu sekitar pabrik tahun di Hunungguruh, Kabupaten Sukabumi. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

"Iya sebelum tertangkap ular sanca ini, ada ular kobra, memang sering sih di sini kalau cuaca panas, sering muncul ular," ujar Enap.

Sementara itu, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukaraja, Yuda Ahmad Fahreza menerangkan pepohonan bambu yang berada di belakang pabrik tahu merupakan tempat ular berada.

"Kalau dilihat dari kondisi ini, tempatnya memang cocok untuk habitat ular. Pertama lembab, kedua pohon-pohon bambu yang rindang ke sungai jadi itu adalah habitat yang cocok untuk reptilia," ujar Yuda. 

Selama melakukan evakuasi, lanjut Yuda, tidak ada kesulitan yang berarti. Namun dia mengingatkan kepada pemilik tahu, tidak menutup kemungkinan adanya ular lain yang berada di tempat tersebut.

"Kalau misalkan dilihat dari potensi ular lainnya ada sih kayanya. Soalnya tempatnya lumayan cukup rimbun, juga ular sanca seperti ini sekali bertelur banyak tidak hanya satu. Apalagi ini udah jadi induk," ujar Yuda.

Yuda menambahkan, ular tersebut saat ditangkap sedang istirahat dan tidak terlihat sudah makan. Jika dilihat dari pergerakannya sudah sekitar dua minggu ular tersebut memangsa makanan. 

"Makanya gerakannya cukup agresif. Kalau sudah makan biasanya pelan. Dia cuma istirahat di situ, malam juga udah ga ada. Dia nokturnal, hidup di malam hari," ujar Yuda.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ular Sanca Kembang Gegerkan Pusat Perbelanjaan di Kota Cimahi, Ditemukan Melilit Pohon

57 tahun lalu

Ular Sanca Kembang 3 Meter Masuk Pekarangan Rumah di Majalengka, Warga Ketakutan

57 tahun lalu

Ular Sanca 3 Meter Muncul di Area Parkir Alun-alun Kota Sukabumi, Warga Heboh dan Ketakutan

57 tahun lalu

Teror Ular Sanca Resahkan Warga Patuk Gunungkidul, Sepekan Warga Tangkap 10 Ekor

57 tahun lalu

Heboh, Ular Sanca 4 Meter Melilit Dahan Pohon Mangga di Mundupesisir Cirebon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal