Ujaran Kebencian dan Hoaks Diprediksi Marak pada Pemilu 2024

Adi Haryanto
Hate speech atau ujaran kebencian diprediksi bakal marak dan pelanggaran menonjol saat Pemilu 2024. (Foto: Istimewa)

"Dengan konsep seperti itu, diharapkan dapat mewujudkan Pilkada yang berkualitas tanpa ujaran kebencian,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD KBB ini. 

Perwakilan Bawaslu KBB, Ujang Rohman menyebutkan, pelanggaran seperti itu pernah terjadi pada Pilkada KBB tahun 2018. Oleh karenanya sebagai persiapan Pilkada 2024 maka hal tersebut harus diantisipasi. Meskipun isunya ditujukan ke pusat, tetapi ini menjadi kewenangan Bawaslu daerah dalam pencegahannya.

”Kita harus akui potensi pelanggaran pasti akan selalu ada. Makanya upaya preventif dan edukasi harus intens dilalukan supaya pilkada di KBB berjalan aman dan tegaknya demokrasi secara paripurna,” tegasnya. 

Pada kegiatan zoom meeting yang mengangkat tema 'sosialisasi hasil riset penanganan pelanggaran ujaran kebencian dalam Pilkada 2018-2020, diikuti pula oleh Ketua Bawaslu KBB Cecep Rahmat Nugraha, Anggota DPRD Jabar Cucu Sugiarto, Ai Wildani Sri Aidah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Partai Hanura Incar Kemenangan di Pemilu 2024,  Kader Cengeng Silakan Keluar

57 tahun lalu

Bertemu Airlangga Bahas Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Mudah-mudahan Jadi Tanda Kolaborasi

57 tahun lalu

Resbob Bacakan Pleidoi di PN Bandung, Kuasa Hukum: Tak Ada Niat Sebar Kebencian

57 tahun lalu

Hina Suku Sunda dan Viking, Youtuber Resbob Dituntut 2,5 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Sidang Eksepsi Resbob di PN Bandung, Kuasa Hukum Nilai Dakwaan Tidak Jelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal