Tukang Cilor dari Garut Minta Tanda Tangan dan Curhat soal Jalan Rusak ke Dedi Mulyadi

Agus Warsudi
Dedi Mulyadi membubuhkan tanda tangan di jaket Fahrul. (FOTO: ISTIMEWA)

Sebelum menemui Fahrul, Dedi sempat mengetes kesabarannya. Dedi yang mengetahui kedatangan Fahrul pada pagi hari sengaja baru menemuinya pada siang hari.

“Saya sengaja tadi tes kesabarannya, datang jam 7 pagi baru saya temui jam 11 siang. Tadi sengaja saya diamkan. Eh tapi benar dia sabar mau menunggu,” ujar mantan Bupati Purwakarta dua periode ini.

Kang Dedi Mulyadi menilai pemuda seperti Fahrul kelak akan menemui kesuksesan. Sebab dia sudah bisa mandiri sejak muda dan bertanggung jawab pada hidupnya.

Jalma nu peurih mah bakal boga peurah (orang yang prihatin akan berhasil). Bagus, hebat dan mandiri. Orang kaya gini bakal maju, punya prinsip pengelolaan yang baik, ada pengorbanan hidup,” tuturnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Borong Semua Burung Kuntul dari Pedagang, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Jangan Menghujat, Dedi Mulyadi: Bela Wayang dengan Cara Menontonnya

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Berduka, Ditinggal Ayahanda Tercinta Selama-lamanya

57 tahun lalu

2 Warga Sukatani Purwakarta Tewas akibat Miras, Dedi Mulyadi: Ciu Musuh Bersama 

57 tahun lalu

Waduh, Wajah Dedi Mulyadi Seram saat Ngamuk ke Pedagang Miras di Purwakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal