Bahkan, Pemprov Jabar pun berharap, cakupan zona kuning Covid-19 di Jabar lebih luas lagi. "Mudah-mudahan hal ini (penularan Covid-19) terus bisa kita tahan. Bahkan bisa meningkatkan cakupan dari risiko rendah ini," ujar dia.
Disinggung soal penetapan zona risiko Covid-19, Setiawan menutuskan, Pemprov Jabar terus memonitor perkembangan penanganan Covid-19 di seluruh kabupaten/kota di Jabar, dari tingkat kesembuhan pasien, kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19, hingga jumlah kematian akibat virus Corona.
Selain itu, tutur Setiawan, terus mendorong pelaksanaan pelacakan kontak erat warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 sebagai indikator lain agar potensi penularan Covid-19 tidak meluas.
"Indikator-indikator ini kami kuatkan yang dipantau setiap minggu. Itulah upaya kami bagaimana bisa menekan serendah mungkin kasus-kasus terjadi di daerah tersebut," tutur Setiawan.
Sebelumnya, tiga wilayah di Provinsi Jabar, yakni Kota/Kabupaten Bekasi, dan Karawang kembali berstatus zona merah Covid-19 seiring bertambahnya kasus terkonfirmasi positif di ketiga wilayah tersebut.