Tren Covid-19 di Jabar Turun, Ridwan Kamil: Tetap Tingkatkan Kewaspadaan

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat rakor virtual bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumaid dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19/Kepala BNPB dari Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (29/4/2021). (Foto: Humas Jabar)

"Kami ingin tren (penurunan Covid-19) ini dijaga. Semoga dengan melakukan koordinasi hari ini, khususnya kewaspadaan dan pelarangan mudik, tren yang baik ini bisa kita terus pertahankan," kata Kang Emik.

Untuk mengantisipasi pemudik di tengah kebijakan larangan mudik, lanjut Kang Emil, Pemda Provinsi Jabar, pemerintah kabupaten/kota, dan kepolisian serta TNI telah menyiapkan 120 titik penyekatan di pintu-pintu masuk wilayah, termasuk jalur tikus yang kerap menjadi incaran pemudik nakal.  

"120 titik akan kami sekat termasuk jalan tikus akan dijaga dan razia karena Jabar punya aglomerasi Bodebek dan Bandung Raya," ujar Gubernur Jabar.

Bila mudik tetap dilakukan, tutur Kang Emil, yang paling rawan tertular Covid-19 adalah para lansia di kampung halaman. Dia mengingatkan peristiwa tahun lalu dimana warga Ciamis meninggal setelah dikunjungi anaknya yang mudik dari Jakarta. "Yang paling rawan adalah lansia, kami tidak mau terulang lagi seperti kasus mudik di Ciamis tahun lalu," tutur Kang Emil.

Saat ini, sosialisasi, edukasi, dan strategi komunikasi sedang dijalankan melalui berbagai saluran media untuk menanamkan kesadaran tidak mudik dan jika memaksa akan berbahaya. "Sosialisasi larangan mudik akan makin gencar," ucap Kang Emil.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tol Cipali Tetap Dibuka Normal Meski Ada Larangan Mudik

57 tahun lalu

Jabar Harus Antisipasi Gelombang Pemudik, Doni Monardo: 18,9 Juta Masih Ingin Mudik

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Cerai dengan Atalia, Ridwan Kamil Bicara soal Harta Gono-Gini hingga Hak Asuh Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal