Lalu empat siswa lainnya yang masih hilang ditemukan pada malam hari pukul 20.30 WIB dalam kondisi telah meninggal. Total ada 11 korban jiwa terdiri atas delapan laki-laki dan tiga perempuan.
Kepala Badan Search and Rescue (Basarnas) Bandung Deden Ridwansah mengatakan, menerima informasi pada pukul 17.20 WIB terkait peristiwa siswa MTs Harapan Baru tenggelam saat tengah melakukan susur sungai.
"Berdasarkan laporan yang diterima sebanyak 150 orang siswa dan siswi MTs Harapan Baru Ciamis melakukan kegiatan susur sungai atau bersih-bersih sungai. Tiba-tiba beberapa orang siswa tenggelam di lokasi Leuwiili," kata Deden.
Para korban yang ditemukan telah meninggal dunia yakni bernama Aldo, Fatah, Candra Rizki, Alfian, Khansa, Dea Rizki, Aditya, Kafka, Fahrur, Fadzri dan Siti Zahra.
"Total korban yang terseret arus sungai 21 orang. Hasil operasi SAR yang dilakukan tim gabungan 11 korban meninggal, sedangkan 10 lain berhasil diselamatkan," katanya.