Menurut dia, jika tradisi tersebut tetap dipertahankan, bisa jadi solusi di tengah kelangkaan minyak goreng. Masyarakat yang hingga kini membuat minyak kelapa secara rumahan masih bisa ditemukan di Kampung Balukbuk, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta.
Wilayah Balukbuk merupakan kampung yang berada di pesisian gunung. Letaknya berbatasan langsung dengan Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, dan masih banyak terdapat pohon kelapa yang bisa dimanfaatkan.
"Biasanya warga di sana memanfaatkan pohon kelapa untuk dijadikan minyak kelapa untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Deni menuturkan, pembuatan minyak kelapa relatif mudah. Mulai dari daging kelapa di parut, kemudian diperas dan direbus sampai mengeluarkan minyak. Dua butir kelapa bisa menghasilkan sekitar 600 mililiter minyak kelapa.
"Semestinya tradisi masyarakat seperti itu dipertahankan. Jadi ketika minyak goreng langka seperti sekarang ini, masyarakat tidak perlu panik," tutur Deni.