Tongkang Rusak, Ribuan Ton Batu Bara Tumpang Penuhi Pantai Sukaresik Pangandaran

iNews TV
Kapal tongkang angkut ribuan ton batu bara tumpang di Pantai Pangandaran. (Foto: iNews)

HNSI Ancam Layangkan Gugatan Kelompok

Kondisi pesisir yang menghitam memicu reaksi keras dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran. Mereka menilai insiden tumpahan batu bara ini berisiko fatal merusak ekosistem terumbu karang dan mematikan biota laut yang menjadi sumber mata pencaharian utama nelayan tradisional. 

Ketua HNSI Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata mengatakan, HNSI mendesak pemerintah daerah dan pihak pemilik kapal untuk segera melakukan penanganan darurat guna menyedot atau membersihkan sisa-sisa batu bara dari laut sebelum dampaknya tidak bisa dikendalikan. 

"Jika langkah yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait tidak dapat segera mengatasi masalah pencemaran ini, kami dari HNSI akan melakukan gugatan kelompok atau class action atas insiden yang sangat merugikan ini," kata Jeje Wiradinata. 

Warga dan pelaku usaha lokal kini diselimuti kekhawatiran besar. Jika pencemaran batu bara ini tidak segera ditangani secara cepat dan total, dampaknya dikhawatirkan tidak hanya memukul sektor perikanan. 

Zat polutan dari batu bara berpotensi merusak citra Pangandaran yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan dan berpasir indah di Jawa Barat. Pihak DLHK diharapkan dapat segera merilis hasil uji lab agar langkah lokalisasi pencemaran bisa segera dieksekusi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Nelayan Cirebon Tenggelam di Perairan Lampung Timur, 1 Tewas dan Nakhoda Hilang

57 tahun lalu

Kapal Yacht Australia Terdampar Tanpa Awak di Rote Ndao NTT, Warga Heboh

57 tahun lalu

Perempuan Ditemukan Tewas di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Fakta Ini

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pangandaran, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Kafe Resto di Pangandaran Ludes Terbakar, Pemadaman Sempat Terkendala Angin Kencang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal