Kokon juga optimistis, dengan seluruh jaringan yang dimiliki oleh para kader PDIP yang ada di 22 kecamatan ini, nantinya akan mampu memberikan kemenangan bagi paslon yang tak didukung oleh partainya. Dengan keputusan ini, pihaknya juga siap menerima konsekuensi yang diberikan partainya karena telah bulat mendukung paslon usungan partai lain.
"Sekarang kami siap menerima apapun konsekuensi dari partai sendiri terhadap kami. Tapi, kami saat ini lebih mementingkan masyarakat di Pilkada Tasikmalaya sekarang," katanya.
Sementara itu, Calon Bupati Tasikmalaya, Azis Rismaya, mengaku merasa bangga dengan keputusan para kader PDIP yang siap mendukung untuk memenangkan dirinya di Pilkada Tasikmalaya. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada kader PDIP yang mendukungnya.
"Saya sekarang sudah ikrar bahwa saya milik rakyat Tasikmalaya dan semua partai dengan niatan maju jadi calon di Pilkada Serentak 2020," kata Azis.
KPU Kabupaten Tasikmalaya sebelumnya telah menetapkan empat paslon yang akan bertarung di Pilkada Tasikmalaya. Paslon Nomor Urut 1 yakni, Azis Rizmaya Mahfud-Haris Sanjaya, yang didukung Demokrat dan Gerindra. Paslon Nomor Urut 2, Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin, diusung PDIP dan PPP.
Kemudian, Paslon Nomor Urut 3 Cep Zamzam Nur-Fadil Karsoma dari jalur perseorangan dan Paslon Nomor Urut 4, Iwan Saputra-Iip Miftahul Paos yang diusung Golkar, PKB, PAN, PKS dan NasDem.