Tokoh Nilai Wajar Lembang Ingin Pisah dari KBB karena PAD Dikeruk Wilayah Tak Ditata

Adi Haryanto
Sejumlah objek wisata di Kecamatan Lembang menjadi penyumbang PAD terbesar di KBB. (Foto: Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Wacana pemekaran Kawasan Bandung Utara (KBU) terus bergulir, mendapat respons dari berbagai tokoh KBU dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka menilai, keinginan Kawasan Bandung Utara (KBU) berpisah dari KBB, wajar. 

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KBB Lili Supriatna mengatakan, wajar jika warga KBU menginginkan sebagai daerah otonomi baru. Pasalnya KBU, khususnya Lembang sebagai penyumbang PAD terbesar bagi Pemda KBB.

Namun, sebagai daerah penyumbang PAD terbesar bagi KBB, dana perimbangan bagi KBU khususnya Lembang Raya sangat tidak seimbang.

"Ini ibaratnya PAD dikeruk tapi pembangunan tidak sebanding. Penataan wilayahnya sangat minim, jadi wajar jika akhir-akhir ini warga KBU ingin memisahkan diri dari KBB," kata Ketua MPI KBB, Senin (14/6/2021).

Menurut Lili Supriatna, hingga saat ini Pemda KBB tidak ada upaya untuk membuat sebuah regulasi khusus bagi kawasan Lembang Raya yang tidak berbenturan dengan Perda KBU. Terbukti, banyak pengusaha yang telah menyumbangkan PAD namun pemerintah tidak ada upaya penataan perijinan tempat usaha di KBU.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Moratorium Tak Surutkan Pergerakan Komite Pemekaran Bandung Utara 

57 tahun lalu

Wacana Pemekaran Kawasan Bandung Utara Jadi Sorotan, SDI : Masih Terlalu Dini

57 tahun lalu

Pemekaran Kawasan Bandung Utara Terus Diwacanakan, Camat Ingatkan Jangan Ada Konflik

57 tahun lalu

Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat

57 tahun lalu

Hujan Deras, Jalan dan Jembatan Penghubung Cikalongwetan–Cipeundeuy Bandung Ambles

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal