Toa dan Gonggongan Anjing, Desy Ratnasari Desak Menag Yaqut Minta Maaf

Agung Bakti Sarasa
Ketua DPW PAN Jabar, Desy Ratnasari meminta agar Menteri Agama segera minta maaf terkait persoalan gonggongan anjing dan azan. (Foto: Dok)


Desy mengakui, pada zaman Rasulullah SAW, memang ada pengecualian untuk suara azan. Kala itu, kata Desy, muazin yang bertugas untuk menyerukan adzan subuh sengaja dipilih yang suaranya kurang bagus, agar orang-orang segera terbangun dan menunaikan salat Subuh. 

"Namun, saat itu, masyarakatnya relatif sudah memiliki keimanan yang kuat, apalagi ada ayat Alquran surat Al Maidah ayat 58 terkait suara azan maupun ayat Alquran. Jadi, meski dibangunkan oleh suara azan yang kurang enak, mereka segera menunaikan kewajibannya menjalankan rukun Islam nomor dua tersebut," katanya. 

Diketahui, Menag Yaqut mengeluarkan statement kontroversial terkait Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor SE 05 tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala hingga viral di media sosial. Kemudian, dia membandingkan pengeras suara masjid dengan gonggongan anjing. 

"Sederhana lagi tetangga kita kalau kita hidup di dalam kompleks misalnya kiri, kanan depan, belakang pelihara anjing semua misalnya menggonggong dalam waktu bersamaan kita ini terganggu tidak? Artinya apa suara-suara ini apapun suara itu ini harus kita atur supaya tidak menjadi gangguan," ucap Menag dikutip dalam video yang diunggah akun twitter@Pura2

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
4 tahun lalu

Heboh Toa Masjid dan Gonggongan Anjing, Wagub Jabar: Menag Jangan Bikin Gaduh

9 hari lalu

Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 10 Juli 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya

10 hari lalu

Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 9 Juli 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya

10 hari lalu

Juru Parkir Tewas di Jalan Surapati Bandung Ternyata Dibunuh Pengamen, Pelaku Ditangkap

11 hari lalu

Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 8 Juli 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal