Untuk mengurai kemacetan akibat aksi blokade sopir yang memprotes kebijakan larangan overdimension overloading (ODOL) yang diterapkan Kementerian Peruhubungan (Kemenhub) itu, petugas gabungan dari Jasa Marga, PJR serta TNI-Polri dikerahkan.
"Jasa Marga, PJR (polisi jalan raya), dibantu dalmas dari Polres Cimahi, dan TNI Armed diterjunkan untuk mengurai kemacetan di tol. Tidak ada pengalihan arus, kendaraan kalau mau putar balik dikenakan tarif normal," tutur Wowon.
Diberitakan sebelumnya, puluhan sopir truk melakukan aksi blokade jalan di ruas Tol Purbaleunyi Bandung hingga mengakibatkan kemacetan parah, Selasa (22/2/2022) petang. Aksi blokade jalan ini sebagai bentuk protes menolak aturan pemerintah terkait larangan truk ODOL.
Aksi blokade jalan sopir truk terjadi di Km 127 Tol Purbaleunyi. Informasi yang dihimpun dari berbagai media sosial, aksi tersebut menyebabkan kemacetan panjang. Banyak netizen mengupload video dan mengeluhkan aksi tersebut. "Pantesan macet, biasanya ke arah Padalarang lancar," kata seorang netizen di Instagram.
Hingga kini, belum ada laporan apakah jalur tersebut telah kembali normal atau masih macet. Namun, akun Jasa Marga menginformasikan pada pukul 18.50 WIB, masih terjadi kepadatan kendaraan di Km 127.
Tol_Purbaleunyi Dawuan-Padalarang-Pasteur-Cileunyi Lancar. Baros KM 127-Padalarang Timur KM 121 padat. Ada kegiatan penyampaian pendapat oleh pengemudi truk, hanya lajur 1-2/kiri-tengah yang bisa dilalui. "Gunakan jalur alternatif, " tulis akun tersebut. AGUS WARSUDI